saya menulis ini karena saya dimintai tolong oleh adik saya yang sekolah di pertelevisian, dia meminta saya untuk membuatkan sebuah naskah. ingat! ini bukan pengalaman saya yah :)
LAPANGAN BASKET
aku memang siswa baru disini, aku suka pramuka, dan aku dengar dari kakak kelas bahwa setiap tahun ajaran baru akan diadakan persami untuk menerima anggota baru pramuka sekolahku. dan inilah hal yang paling menyenangkan bagiku.
hari jumat sore seperti biasa, suasana tegang dengan kakak kelas yang bermuka jahat. tapi inilah yang menantang, aku sering berfikir bahwa aku bisa menjadi seperti mereka dan memasang muka menyeramkan dihadapan adik kelasku kelak. memang ini kelihatannya sangat kejam, tapi itulah tradisi turun-temurun.
SIAP GRAK ! terdiam dengan seketika para siswa baru yang sedang dibariskan, termasuk aku. pembagian persyaratan untuk persami. dan setelah pembagian persyaratan selesai, aku langsung bergegas pulang untuk mencari semua itu karena kemahnya besok hari sabtu besok :/
keesokan harinya aku sangat bersyukur karena persyaratan yang aku cari semuanya telah kudapatkan. dan setelah jam pelajaran berakhir, aku langsung bergegas untuk ganti seragam pramuka dan memakai hasduk seperti biasa. aku degdegan, nethink, nerveus, dan mencari-cari apa kekuranganku, karena aku takut jika nanti dihukum.
malampun tiba dan semuanya berjalan dengan lancar tak seperti yang aku khawatirkan sejak tadi siang. kami berbaris dengan rajinnya, aku sedikit melirik jam yang melingkar di pergelangan tanganku, dan ternyata sudah hampir pukul delapan, dan ini sudah saatnya untuk menyalakan api unggun. dan kami disini masih berbaris tegak dengan tangan diangkat untuk hormat, iya kami semua. dan seketika peluitpun berbunyi nyaring ditelingaku karena aku hampir saja memejamkan mata karena aku mengantuk. semua teman berbondong-bondong lari kelapangan tengah, aku berlari mengikuti mereka, dilapangan tengah sudah ramai sekali dan seluruh peserta persami sudah berkumpul dan membentuk lingkaran besar untuk menantikan hal teromantis saat kemah. yaitu menyalakan api unggun :) dan ini saatnya bersenang-senang.
malampun larut dalam suasana api unggun. kami bergegas untuk tidur, karena kami tau esok pagi, dan tepatnya esok dini hari kami akan dibangunkan dan dibentak-bentak lagi. sebelum tidur aku berdoa agar besok aku mampu melalui ujian hidupku. ini terdengar konyol, tapi itulah doaku sebelum tidur.
BRAK ! kakak kelas mendobrak pintu kelas yang kami gunakan untuk istirahat. aku mencari sepatuku dan melirik jam, ternyata pukul satu dini hari. aku bergegas untuk menjalankan apa yang kakak kelas perintahkan. diusir ke halaman sekolah. rasanya aku ingin pulang kerumah saat itu.
ujian selesai dan entah ini prosesi apa lagi, seluruh peserta di perintahkan untuk melepas hasduk untuk menutup mata. giliranku di tarik ke suatu tempat, berjalan idseret dengan mata tertutup. aku merasa menerima sebatang lilin dan sebuah piring kecil.aku mencium aroma api yang ada dipucuk lilin. aku diperintahkan berjalan lurus hingga tengah lapangan basket dengan syarat lilin ini tidak boleh mati, mata tertutup dan tanpa pegangan apapun.
entah sampai dimana, aku tidak bisa merasakan hangat dari lilin yang ada ditanganku ini, sepertinya lilinnya mati tertiup angin malam ini. aku mendengar dari kejauhan ada yang memanggilku dengan suara lantang. CEPAT KEMARI ! aku bergegas mendekati suara itu dengan jalan yang ragu-ragu. dan aku berhenti ketika ada yang berdiri didepanku. dan sepertinya ada yang mengelilingiku. dadaku terasa sesak, kare mata ditutup dan orang orang disekitarku telah menjebakku gara-gara lilinnya mati. cemooh yang kudengar mala ini sungguh membuatku meneteskan air mata, dan serasa ingin pulang. lagi-lagi ada yang membentakku tepat ditelingaku. dan suasana ini semakin kepanasan.
aku semakin tidak tahan dan tak sadar aku menjatuhkan lilin yang kupegang sejak tadi. aku melepas hasduk yang melingkar di kepalaku. betapa terkejutnya aku, disekelilingku telah melingkar beberapa teman dekatku, juga kakak kelas yang aku taksir sejak aku masuk sekolah baruku ini.
LAPANGAN BASKET
aku memang siswa baru disini, aku suka pramuka, dan aku dengar dari kakak kelas bahwa setiap tahun ajaran baru akan diadakan persami untuk menerima anggota baru pramuka sekolahku. dan inilah hal yang paling menyenangkan bagiku.
hari jumat sore seperti biasa, suasana tegang dengan kakak kelas yang bermuka jahat. tapi inilah yang menantang, aku sering berfikir bahwa aku bisa menjadi seperti mereka dan memasang muka menyeramkan dihadapan adik kelasku kelak. memang ini kelihatannya sangat kejam, tapi itulah tradisi turun-temurun.
SIAP GRAK ! terdiam dengan seketika para siswa baru yang sedang dibariskan, termasuk aku. pembagian persyaratan untuk persami. dan setelah pembagian persyaratan selesai, aku langsung bergegas pulang untuk mencari semua itu karena kemahnya besok hari sabtu besok :/
keesokan harinya aku sangat bersyukur karena persyaratan yang aku cari semuanya telah kudapatkan. dan setelah jam pelajaran berakhir, aku langsung bergegas untuk ganti seragam pramuka dan memakai hasduk seperti biasa. aku degdegan, nethink, nerveus, dan mencari-cari apa kekuranganku, karena aku takut jika nanti dihukum.
malampun tiba dan semuanya berjalan dengan lancar tak seperti yang aku khawatirkan sejak tadi siang. kami berbaris dengan rajinnya, aku sedikit melirik jam yang melingkar di pergelangan tanganku, dan ternyata sudah hampir pukul delapan, dan ini sudah saatnya untuk menyalakan api unggun. dan kami disini masih berbaris tegak dengan tangan diangkat untuk hormat, iya kami semua. dan seketika peluitpun berbunyi nyaring ditelingaku karena aku hampir saja memejamkan mata karena aku mengantuk. semua teman berbondong-bondong lari kelapangan tengah, aku berlari mengikuti mereka, dilapangan tengah sudah ramai sekali dan seluruh peserta persami sudah berkumpul dan membentuk lingkaran besar untuk menantikan hal teromantis saat kemah. yaitu menyalakan api unggun :) dan ini saatnya bersenang-senang.
malampun larut dalam suasana api unggun. kami bergegas untuk tidur, karena kami tau esok pagi, dan tepatnya esok dini hari kami akan dibangunkan dan dibentak-bentak lagi. sebelum tidur aku berdoa agar besok aku mampu melalui ujian hidupku. ini terdengar konyol, tapi itulah doaku sebelum tidur.
BRAK ! kakak kelas mendobrak pintu kelas yang kami gunakan untuk istirahat. aku mencari sepatuku dan melirik jam, ternyata pukul satu dini hari. aku bergegas untuk menjalankan apa yang kakak kelas perintahkan. diusir ke halaman sekolah. rasanya aku ingin pulang kerumah saat itu.
ujian selesai dan entah ini prosesi apa lagi, seluruh peserta di perintahkan untuk melepas hasduk untuk menutup mata. giliranku di tarik ke suatu tempat, berjalan idseret dengan mata tertutup. aku merasa menerima sebatang lilin dan sebuah piring kecil.aku mencium aroma api yang ada dipucuk lilin. aku diperintahkan berjalan lurus hingga tengah lapangan basket dengan syarat lilin ini tidak boleh mati, mata tertutup dan tanpa pegangan apapun.
entah sampai dimana, aku tidak bisa merasakan hangat dari lilin yang ada ditanganku ini, sepertinya lilinnya mati tertiup angin malam ini. aku mendengar dari kejauhan ada yang memanggilku dengan suara lantang. CEPAT KEMARI ! aku bergegas mendekati suara itu dengan jalan yang ragu-ragu. dan aku berhenti ketika ada yang berdiri didepanku. dan sepertinya ada yang mengelilingiku. dadaku terasa sesak, kare mata ditutup dan orang orang disekitarku telah menjebakku gara-gara lilinnya mati. cemooh yang kudengar mala ini sungguh membuatku meneteskan air mata, dan serasa ingin pulang. lagi-lagi ada yang membentakku tepat ditelingaku. dan suasana ini semakin kepanasan.
aku semakin tidak tahan dan tak sadar aku menjatuhkan lilin yang kupegang sejak tadi. aku melepas hasduk yang melingkar di kepalaku. betapa terkejutnya aku, disekelilingku telah melingkar beberapa teman dekatku, juga kakak kelas yang aku taksir sejak aku masuk sekolah baruku ini.
dan akupun tersadar bahwa hari ini aku ulang tahun. dan
teman-teman baruku yang merencanakan semua ini. air mataku semakin deras
menetes. aku tak tau harus berkata apa selain terimakasih kepada siapa saja
yang mengucapkan selamat ulangtahun untukku.
dan hari itu, tak akan aku lupakan, aku suka ulang tahun, aku suka
teman baru, aku suka sekolah baru, aku suka pramuka, dan aku suka dia :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar