Ini memang copy paste dari blog lain
tapi puisi ini mewakili sesuatu
tapi puisi ini mewakili sesuatu
Langit biru kembali telihat..
embun pagi masih membasahi jendela rumah
kicauan kicauan burung terdengar merdu..
matahari terbit dari ufuk timur
embun pagi masih membasahi jendela rumah
kicauan kicauan burung terdengar merdu..
matahari terbit dari ufuk timur
Sudah berhari hari ku selalu melihat tingkahlakumu
mengeluarkan gelak tawa saat melihat kelakuan lucumu..
ingin sekali aku kenal lebih dekat denganmu...
entah sampai kapan aku mengagumimu dari jauh
mengeluarkan gelak tawa saat melihat kelakuan lucumu..
ingin sekali aku kenal lebih dekat denganmu...
entah sampai kapan aku mengagumimu dari jauh
Seperti menunggu air laut kehabisan air
menunggu mu tau isi hatiku kepadamu
aku memang mengenalmu ...
tapi kamu ? entahlah...
menunggu mu tau isi hatiku kepadamu
aku memang mengenalmu ...
tapi kamu ? entahlah...
Inilah aku hnya mampu bersembunyi
hanya mampu melihatmu dari jauh
menjadi penggemar rahasiamu
Dan aku tak tau sampai kapan aku begini
hanya mampu melihatmu dari jauh
menjadi penggemar rahasiamu
Dan aku tak tau sampai kapan aku begini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar